Menpan: lulusan terbaik prioritas diangkat PNS

Dalam Seputar Alumni
17 July 2016     1430 Kali
BAGIKAN

Lulusan terbaik dari perguruan tinggi baik swasta maupun negeri yang terakreditasi

Lulusan terbaik dari perguruan tinggi baik swasta maupun negeri yang terakreditasi "A" mendapatkan prioritas menjadi pegawai negeri sipil (PNS), kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi.

"Lulusan terbaik yang meraih cum laude tetap harus mengikuti tes sebagai formalitas," ujarnya ditemui disela kunjungannya ke Kudus, Jumat.

Menurut dia, lulusan terbaik yang disediakan jalur khusus untuk diterima sebagai PNS sudah pasti pintar, sehingga hanya mengikuti prosedur administrasinya.

Prioritas lulusan terbaik diterima PNS tersebut, kata dia, untuk mengisi kebutuhan pegawai setelah memperhitungkan kebutuhan pegawai melalui beberapa jalur penerimaan PNS di luar moratorium, di antaranya melalui sekolah kedinasan, pendidikan, serta tenaga dokter.

"Selebihnya, diambilkan dari jalur perguruan tinggi dengan akrditasi A, khususnya bagi sarjana berprestasi lulusan cum laude," ujarnya.

Selain berprestasi, kata dia, perguruan tingginya juga haru memenuhi standar penyelenggaraan akademik bertaraf internasional dengan akreditasi "A".

Ia mengatakan, moratorium masih berlangsung hingga tiga tahun mendatang.

"Terkecuali untuk pemenuhan tenaga di bidang pendidikan, kesehatan, hukum, penyuluh pertanian dan sekolah kedinasan, tetap dibuka," ujarnya.

Saat ini, kata dia, jalur-jalur penerimaan pegawai melalui beberapa jalur tersebut sudah dibuka, di antaranya IPDN, Sekolah Ilmu Statistik, STAN, Sekolah Tinggi Intelijen, serta sekolah perhubungan.

Dengan era digital seperti sekarang, kata dia, tidak lagi diumumkan melalui media cetak karena biayanya cukup mahal.

"Mereka yang mengikuti perkembangan informasi melalui internet biasanya lebih mengetahui adanya informasi penerimaan PNS melalui jalur-jalur khusus tersebut," ujarnya.

Demikian halnya, kata dia, seleksi tenaga perawat yang membutuhkan 42.000 formasi, sedangkan yang disediakan sebanyak 38.000 formasi juga sudah mulai proses seleksi.

"Seleksi guru garis depan untuk ditempatkan di daerah terpencil juga sudah mulai," ujarnya.

Bagi masyarakat yang ingin bergabung menjadi pegawai pemerintah, kata dia, harus masuk melalui jalur-jalur di sektor-sektor yang memang prioritas nawacita yang dikecualikan untuk moratorium.

Bagi daerah yang hendak mengajukan kebutuhan pegawai, kata dia, akan diperiksa terlebih dahulu, mengingat formasi umum belum dibuka.

"Jika anggaran pegawainya masih 40-an persen, seperti halnya Kabupaten Kudus tentu asih bisa mengajukan penambahan pegawai, khususnya untuk tenaga guru, perawat, atau tenaga ahli sipil," ujarnya


PROGRESS
PERIODE AKTIF
Prodi Populasi Tuntas
13201 106 59
13271 21 21
21201 11 2
54243 31 29
61201 47 47
61271 0 0
84204 11 11
84205 53 46
86207 30 5
86208 4 4
KONTAK
Logo

Tracer Alumni

Universitas Muhammadiyah Pontianak

Site Status

Kontak

Jl. Jenderal Ahmad Yani No.111, Bansir Darat, Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat
Telp. (0561) 764571 / 0813 4599 9949 / 0815 5599 9949
Email. [email protected]

Nama Kontak.
Selviana, S.KM., M.PH
Septian Triadi Syahputra, S.Pd

© ICT UNMUH PONTIANAK - 2016   [email protected]